Kamis, 27 Juni 2013

jalan yang tidak rata

ada kalanya hal-hal yang terjadi di sekitar kita, tidak kita harapkan untuk terjadi. atau paling tidak, bukan yang seperti itu yang kita harapkan untuk terjadi.

melihat keegoisan manusia, maunya pasti yang hepi-hepi, yang semuanya berjalan dengan lancar, yang tidak ada halangan berarti. pokoknya jalannya lurus dan mulus ke tujuan.

tapi fakta hidup tidaklah seperti itu. jalan tidak selalu lurus dan mulus. banyak belokan yang ditemui, ada jalan yang ngga rata, ngga jarang ada lubang (that's why I love Indonesia!^^,). see, ngga semudah itu untuk sampai ke tujuan.

ada satu cerita tentang petani kentang di suatu wilayah di Amerika. ketika panen, para petani ini selalu mengumpulkan dan mengelompokkan kentang-kentang yang dipanen. yang besar dengan yang besar, yang sedang dengan yang sejenis, dan yang berukuran kecil pun sejenis. karena mereka terlalu sibuk memisahkan kentang-kentang tersebut, seringnya, kentang-kentang itu tiba di pasar dalam kondisi yang sudah tidak terlalu segar dan baik lagi, karena perjalanan ke pasar jauh dan berliku.

namun ada seorang petani kentang yang tidak berbuat demikian. ketika dia memanen kentang-kentangnya, dia langsung memasukkan kentang-kentang tersebut ke dalam truk untuk dibawa ke pasar, tanpa perlu memisahkan kentang-kentang tersebut berdasarkan ukurannya. tentu saja, apa yang dia lakukan ini menjadi bahan pembicaraan dan ejekan teman-temannya. akan tetapi dia tidak mempedulikannya. dia tetap melanjutkan kebiasaannya itu. 

apa yang terjadi?

kentang-kentangnya bisa sampai di pasar dalam keadaan yang segar, bahkan tidak hancur ketika melewati jalan bergelombang yang tidak rata untuk mencapai pasar!

mengapa demikian?

ternyata, selama perjalanan yang melewati jalan yang tidak rata itu, kentang-kentang tersebut terbagi dengan sendirinya. kentang-kentang yang besar dengan sendirinya akan turun ke bagian dasar, disusul dengan yang berukuran sedang, dan yang kecil-kecil di atas.dan si petani bisa langsung menjual kentang-kentang itu setiba di pasar.


jalan yang tidak rata tidak selamanya berat dan tidak bermanfaat. terkadang kita harus melewatinya supaya kita makin kuat, makin tertanam lagi, makin mengendap lagi. bagaimana kita bisa belajar jika keadaan justru memanjakan kita? bagaimana kita bisa bertumbuh jika kita tidak mengenal tekanan? bagaimana kita bisa dibentuk menjadi lebih baik lagi jika tidak pernah bergesekan?


bersyukur untuk jalan yang tidak rata.
to God be the glory!

Cheers!
GbU

Tidak ada komentar:

Posting Komentar